Assalamu Alaikum... ^_^


welcome to the Melanie's world

Entri Populer

Jumat, 20 Januari 2012

Mengapa Kita Suka Membaca Al Quran??

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh

“Kisah yang indah, mengapa kita membaca Al Quran, sekalipun kita tidak mengerti kata perkata dalam bahasa Arabnya??”

Note ini mele translate dari kiriman Saudari Tahira Josephine Lugo, semoga bermanfaat dan selamat membaca.. *_*

Terdapat seorang muslim Amerika tua yang tinggal di sebuah pertanian di daerah timur Kentucky dengan seorang cucunya. Setiap pagi, sang kakek terbiasa duduk di dapur membaca Al Quran. Cucunya yg ingin seperti dirinya, mencoba untuk mengikuti apapun yg kakeknya lakukan.

Suatu hari, si cucu bertanya, “Kakek! Aku mencoba untuk membaca Al Quran seperti yg kau lakukan, tapi aku tidak mengerti, dan apa yg kumengerti, segera aku lupakan begitu aku menutup buku. Apa keistimewaan dari membaca Al Quran?”

Sang kakek menghentikan aktivitasnya dari menaruh batubara ke dalam kompor dan membalas, “ambil keranjang batubara ini ke sungai, dan bawakan aku sekeranjang air.”

Si anak melakukan apa yg diperintahkan kepadanya, tapi semua air yg dibawanya tumpah sebelum si anak sampai ke rumah. Sang kakek tertawa dan berkata, “kau harus bergerak lebih cepat lain kali,” dan mengirimnya kembali ke sungai dengan keranjang untuk mencobanya lagi. Kali ini, si anak berlari lebih kencang, tapi lagi2 keranjang itu telah kosong sebelum dia sampai di rumah. Kehabisan napas, di berkata pada kakeknya bahwa mustahil membawa air dengan keranjang, dan dia pergi untuk mengambil ember.

Pak tua berkata, “Aku tidak mau seember air, aku mau sekeranjang air. Kau belum berusaha keras,” dan dia keluar rumah untuk menyaksikan si cucu mencoba lagi.

Saat itu, si bocah tahu kalau itu mustahil, tapi dia ingin menunjukkan pada kakeknya bahwa sekencang apapun dia berlari, airnya akan tumpah sebelum dia sampai di rumah. Si bocah menciduk sekeranjang air dari sungai dan berlari lebih kencang, tapi sebelum dia mencapai kakeknya, keranjangnya telah kosong lagi. Kehabisan napas, dia berkata, “LIHAT KAKEK, INI SIA – SIA.”

“Jadi kau berpikir ini sia – sia?” kata pak tua,

“Lihatlah keranjang itu.”

Si bocah melihat ke keranjang dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa ada yg berubah dari keranjang itu. Keranjang itu telah berubah dari keranjang batu bara yg kotor, menjadi bersih, luar dalam.

“Nak, itulah yg terjadi ketika kau membaca Al Quran. Mungkin kau tidak mengerti atau mengingat apapun, tapi ketika kau membacanya, kau akan berubah, luar dan dalam. Seperti itulah cara Allah bekerja untuk merubah hidup kita.”


"A Beautiful Story,Why do we read Qur´aan, even if we can´t understand a Single Arabic word?."...
An old American Muslim lived on a farm in the mountains of eastern Kentucky
with his young grandson. Each morning grandpa was up early sitting at the
kitchen table reading the Quran. His grandson wanted to be just like him and
tried to imitate him in every way he could.

One day the grandson asked, "Grandpa! I try to read the Quran just like you but I don't understand it, and what I do understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the Qur'an do."

The grandfather quietly turned from putting the coal in the stove and replied, "Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water."

The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house. The grandfather laughed and said, "You'll have to move a little faster next time," and sent him back to the river with the basket to try again. This time the boy ran faster, but again the basket was empty before he returned home. Out of breath, he told his grandpa that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket
instead.

The old man said, "I don't want a bucket of water; I want a basket of water. You're just not trying hard enough, " and he went out the door to watch the boy try again.

At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would leak out before he got back at the house. The boy again dipped the basket into the river and ran harder, but when he reached his grandfather the basket was again empty.

Out of breath, he said, " See grandpa, it's useless."
"So you think it's useless?" The old man said, "Look at the basket."

The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different. It had been transformed from a dirty coal basket and was now clean, inside and out.

"Son, that's what happens when you read the Quran. You might not understand or remember anything, but when you read it, you will be changed, inside and out. That is the work of Allah in our
lives."

Thx all out to Sister Tahira.. I hope Allah bless you and grant you Paradise..

Qs Az Zumar : 23

اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُّتَشَابِهًا مَّثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ [٣٩:٢٣]

Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang , gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.

Allah has revealed the best announcement, a book conformable in its various parts, repeating, whereat do shudder the skins of those who fear their Lord, then their skins and their hearts become pliant to the remembrance of Allah; this is Allah's guidance, He guides with it whom He pleases; and (as for) him whom Allah makes err, there is no guide for him.

Tapi tetap saja, apalah artinya membaca Al Quran, jika tidak berusaha memahami dan mengamalkan isinya. Simak note mele yg judulnya, “TULISAN INI UNTUK GURUKU” juga yaa..

Hehehe..

*Salam*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar